Wah.wah.. baru-baru ini, tari pendet yang merupakan tari dari Bali di klaim merupakan tari dari negeri tetangga. Beberapa tahun yang lalu, tari jaranan juga diklaim.
Saat itu semua terjadi, ada beberapa pertanyaan yang muncul di benakku..
1. Saat diklaim, semua orang Indonesia rame bareng-bareng bilang kalau itu adalah budaya nenek moyang kita. Tapi saat hal itu belum terjadi, ternyata hanya beberapa orang yang melestarikan budaya tersebut. Pertanyaanya, kemana yang lain? kenapa hanya beberapa orang tersebut yang melestarikan budaya nenek moyang kita?
2. Ketika negara tetangga sudah mengklaim hasil budaya tersebut, mereka menggunakan hal tersebut untuk menarik perhatian wisatawan. Pertanyaannya, Apakah budaya tersebut menyatu dengan hati mereka? Atau itu hanya nama belaka?
Sebagai gambaran pertanyaan no.2, tari jaranan dan kuda lumping merupakan budaya rakyat. Sehingga di daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah budaya ini sudah layaknya sebagai hati rakyat. Hal ini di tunjukkan dengan banyaknya kelompok-kelompok jaranan, yang hampir setiap hari penting ditampilkan.
Hingga saat ini, jawaban dari dua pertanyaan tersebut masih menjadi teka-teki bagiku. Karena pertanyaan tersebut, menurutku sebagai dilema bagi para kaula muda Indonesia.
Minggu, 23 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


1 komentar:
Heheheh, tadi pagi di Jawa Pos ada yang bahas ginian nih....
hmmm, kira-kira aku nangkepnya kayak gini...katanya sang ahli (yang mbahas masalah ini), orang indo tuh baru mengakui kalo udah diklaim ato ada masalah2 kayak gini.
Pihak malaysia juga besikap agak masa bodo, soalnya dipikir turis2 kan gak bakal terlalu merhatiin dari mana kesenian yang ada di iklan2 malay (contohnya Reog) itu aslinya berasal. Jadi ya dipake lah kesenian2 qta di iklan2 pariwisata mereka.
Nah, mungkin yah, pihak malay tuh secara gak langsung kan menyanyangi budaya kita. Nah, parahnya..orang indo tuh hanya sekedar mengakui suatu budaya/kesenian itu, tapi gak pernah menyayangi bahkan melestarikannya. Jadi yaaaa........gitu deh :p
Posting Komentar