Sudah berlangganan artikel blog ini via RSS Feed?

Selasa, 01 Desember 2009

Munculkan Kreasi Kita

Case

Dunia advertising berkembang pesat selama 5 tahun terakhir. Bahkan advertising yang dahulu diespektasikan sama dengan percetakan semakin bergeser. Hal ini seiring dengan kreasi dari para pebisnis yang semakin kretif dalam melakukan promosi. Kresi tersebut diiringi dengan perkembangan teknologi dibidang advertising.

Akhirnya perusahaan yang bergerak dibidang advertising berlomba-lomba untuk mendapatkan teknologi tersebut. Teknologi tersebut membantu dalam pengembangan kreatifitas mereka untuk merancang media-media baru dalam promosi. Ketika dunia advertising belum berkembang, perusahaan berlomba-lomba bersaing memikirkan promosi yang menarik. Namun sekarang perusahaan advertising selalu memikirkan media-media baru untuk mempromosikan sesuatu, sehingga perusahaan klien tidak harus memikirkan hal yang terbaru dalam promosi. Karena mayoritas advertising selain menyiapkan media-media baru dan ikut memikirkan konsep promosi perusahaan klien.

Perusahaan advertising pun akhirnya tidak terpatok pada hal yang berhubungan dengan percetakan, namun berkembang menjadi iklan dalam bentuk film. Dahulu kita hanya mengenal spanduk dan brosur, sekarang muncul neon, backlite, banner dan lain-lain. Ketika semua advertising sudah mendalami hal-hal baru tersebut, maka setiap perusahaan advertising dituntut adanya kreatifitas dari pelaku didalamnya.

Kasus diatas menggambarkan sedikit perkembangan dunia advertising yang bermula dari kreatifitas. Kreatifitas merupakan pemikiran baru dari seseorang yang sebelumnya belum ada. Simpulan dari kasus diatas mendorong kita untuk mengetahui apa fungsi kreatifitas. Dan mengapa kita harus kreatif:

1. Bisnis akan selalu berkembang, persaingan akan semakin meningkat sehingga dibutuhkan terobosan-terobosan baru untuk menghadapi persaingan tersebut.

2. Saat menjalankan bisnis, sering terjadi masalah sehingga dibutuhkan solusi-solusi untuk menyelesaikannya.

Setiap orang kreatif memiliki kiat-kiat khusus untuk memunculkan sifat tersebut, hal ini tergantung dari setiap invidu tersebut. Misalnya: A merupakan desainer sebuah perusahaan advertising, dia menemukan ide-ide baru ketika sedang jalan-jalan menyusuri kota. Ketika menelusuri jalan tersebut, seolah-olah dia menggambar akan seperti apa jika jalan tersebut ketika dia yang mendesain. Dari sanalah muncul ide media advertising baru yang akan dia desain dan diaplikasikan. Jika desainer ini didukung orang-orang yang professional dibidangnya yang berhubungan dengan terwujudnya media tersebut, maka desainer tersebut akan cepat memperoleh hasil nyata dari ide dan kreasinya.

Setiap invidu memiliki sisi-sisi kreatifitas tersendiri dalam dirinya, hanya bagaimana cara kita mencari kreatifitas dalam diri kita. Kretifitas diawali dari hal yang disuka, sehingga sebuah kesenangan tersebut menjadi sebuah kebiasaan. Saat itu sudah biasa, maka saatnya mencari hal yang baru. Dari mana hal baru tersebut akan muncul, yang pasti dari dalam diri kita. Bagaimana untuk memunculkan rasa kreasi tersebut, dari sepenggal cerita diatas dapat dijadikan sebagai referensi untuk memunculkan rasa kreasi yang luarbiasa dalam diri kita.

Let’s find our creatifity….!

Tidak ada komentar: